Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menargetkan dapat mencetak seribu penghafal Alquran atau hafiz/hafizah selama 2020 ini. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Solsel menganggarkan uang dari Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah atau APBD sebanyak 830 juta. Hal ini sebagaimana diungkapkan Humas Pemkab Solsel, Firdaus Firman selasa kemarin.

Dalam menghasilkan seribu hafiz dan hafizah periode 2020 di Solel, ini hal pertama yang akan dilakukan adalah menyeleksi guru-guru yang akan mendidik para penghafal Alquran.  Bidang Pemerintahan solok selatan, Fidel Efendi menyebut seleksi guru tahfiz dilakukan sejak hari kemarin.

Fidel menyebut program cetak seribu hafiz ini termotivasi dari putri Solok Selatan yang berhasil meraih juara pertama lomba hafiz 30 Juz, pada MTQ tingkat Provinsi Sumatra Barat tahun lalu di Kota Solok. Waktu itu delegasi Solsel yang mampu menjadi juara MTQ untuk hafalan 30 juz mendapatkan bonus diterima menjadi mahasiswa kedokteran pada Universitas Andalas Padang tanpa mengikuti tes atau seleksi.

Fidel menambahkan, program seribu hafiz ini juga selaras dengan visi dan misi Kabupaten Solok Selatan yaitu Sejahtera dan Religius.  Dengan semaraknya program tahfiz ini, menurut Fidel, Pemkab Solsel berharap akan berdampak kepada ramainya masyarakat untuk salat berjamaah di masjid. Sehingga syiar agama islam semakin berkembang, kerena pengajian Agama Islam semakin banyak di tiap-tiap nagari di Solsel. (admin/republika)

%d bloggers like this: