fbpx

Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Zainulbahar Nur menuturkan Kongres Umat Islam perlu mendorong amandemen terhadap Undang-undang tentang Pengelolaan Zakat. Menurut dia, amandemen tersebut akan mengotimalkan potensi zakat yang nilainya lebih dari 300 triliun rupiah. Hal itu disampaikan Zainulbahar di kantor MUI, Jakarta, Senin kemarin.

Zainulbahar berpendapat, MUI juga perlu membuat komisi khusus untuk penguatan regulasi sebagai upaya mengamandemen Undang-Undang Zakat.  Zainulbahar juga memandang perlunya dukungan MUI berupa fatwa terkait pengembangan zakat saham. Dia menjelaskan, berdasarkan studi Pusat Kajian Strategis Baznas, diketahui bahwa total potensi zakat lebih dari 300 triliyun rupiah. Dari total itu, sebesar 100 triliun merupakan potensi zakat saham perusahaan di Indonesia.

Zainulbahar berharap, Kongres Umat Islam betul-betul menegaskan kepada pemerintah tentang potensi dana dari umat Islam melalui zakat, infak, sedekah dan wakaf. Dia memaparkan, total potensi zakat sebesar 300 triliyun itu sama dengan jumlah anggaran 11 kementerian untuk kegiatan sosial. Jika ini berhasil, maka kementerian-kementerian itu tidak perlu lagi mengurus kemiskinan. (admin/republika)