Waktu-Waktu Mustajab Untuk Berdoa (2)

Oleh: Ust. Umar Muhsin, Lc,. M.Pd.I.

Di antara faktor yang menunjang bagi terkabulnya doa adalah memilih waktu-waktu yang mustajab, yang telah dijelaskan oleh Alloh Subhanahu Wa Ta’ala dan Rosul-Nya. Sebagian waktu-waktu mustajab telah sama-sama kita bahas pada pertemuan yang lalu, dan sekarang kita akan mengupas waktu-waktu mustajab lainnya. Berikut ini penjelasan singkatnya:

Pertama adalah Doa yang Dipanjatkan Di Antara Adzan dan Iqomah

Hal ini berdasarkan hadis dari sahabat Anas bin Malik radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah.” (HR. Abu Daud)

Waktu Doa yang kedua adalah Pada Waktu Sujud Dalam Shalat.

Hal ini berdasarkan hadis dari jalur ‘Abdulloh bin Abbas radhiallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah kalian berdoa, sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan.” (HR. Muslim)

Ketika di antara kita shalat, dan kita sedang sujud, maka sudah seharusnya bagi kita memanfaatkan waktu dan momen tersebut untuk berdoa, baik untuk kebahagiaan dan kebaikan dunia maupun kebahagiaan abadi di akhirat. Janganlah kita menyia-nyiakan kesempatan emas ini, karena bisa jadi itu adalah sujud kita yang terakhir.

Selanjutnya, Waktu mustajab yang ketiga adalah Pada Saat Sedang Kehujanan.

Hal ini berdasarkan hadis yang disepakati oleh Imam adz-Dzahabi, dari jalur sahabat Sahl bin a’ad Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan.” (HR. Hakim)

Berkaitan dengan hal ini, Imam An-Nawawi mengatakan, bahwa penyebab doa pada waktu kehujanan tidak ditolak atau jarang ditolak adalah disebabkan pada saat itu sedang turun rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Khususnya, curahan hujan pertama di awal musim.

Jadi, ketika turun hujan, atau kita kehujanan di jalanan, maka sudah semestinya memanfaatkan waktu dan momen tersebut untuk berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kemudian waktu mustajab yang keempat adalah Pada Saat Ajal Tiba.

Hal ini berdasarkan hadis dari jalan Ummu Salamah radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mendatangi rumah Abu Salamah Radhiallahu anhu, pada hari wafatnya, dan beliau shalallahu alaihi wasallam mendapatkan kedua mata Abu Salamah Rodiallohu ‘anhu terbuka. Lalu beliau memejamkannya kemudian bersabda.

Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya.” Semua keluarga ketika itu teriak histeris. Beliau shalallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yang kalian ucapkan.” (HR. Muslim)

Waktu mustajab yang kelima adalah Pada Malam Lailatul Qadar.

Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ ٣ تَنَزَّلُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذۡنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمۡرٖ ٤ سَلَٰمٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ ٥

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr: 3-5)

Berkaitan dengan hal ini, Imam ‘Ali As-Syaukani rahimahullah mengatakan dalam kitab Tuhfatudz Dzakirin, bahwa kemuliaan Lailatul Qadar mengharuskan doa setiap orang pasti dikabulkan.

Selanjutnya yang terakhir, waktu mustajab yang patut kita perhatikan adalah Doa Pada Hari Arofah.

Hal ini berdasarkan hadis dari jalur ‘Amr bin Syu’aib Radhiyallahu ‘anhu dari bapaknya dari kakeknya bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Sebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arofah.” (HR. Tirmidzi)

Hari ‘Arofah adalah hari kesembilan pada bulan Dzulhijjah atau sehari sebelum Idul Adha. Dengan demikian, kedatangan hari ini hanyalah sekali dalam setahun. Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan sebaik-baiknya momen ini untuk berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Demikianlah pembahasan tentang beberapa waktu mustajab, yaitu waktu yang ketika seseorang berdoa di dalamnya, maka peluang untuk dikabulkan doanya sangatlah besar. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan. Amin. Wallahu A’lam…

Artikel berseri: