Oleh: Arifin, S.H.I

Dunia sihir pada saat ini menjadi populer. Sihir sebagai menu sehari hari bagi sebagian orang yang menginginkan kenikmatan dunia yang semu. Mulai dari menginginkan kekayaan, jodoh yang ideal, jabatan yang tinggi, karir sukses, nilai ujian nasional yang memuaskan dan lain sebagainya. Bahkan banyak pula orang yang terjun di dalam dunia sihir bertujuan hanya menghibur sebagian orang dengan sihir takhyil (pengelabuhan).

Padahal sihir merupakan perbuatan dosa besar yang berakibat meruntuhkan keimanan seseorang. Sihir merupakan perbuatan syirik yang dapat mengekalkan pelakunya ke dalam api neraka jahannam.

Saudaraku… mengingat betapa bahayanya sihir, baik bagi individu maupun masyarakat. Seyogyanya kita mengetahui tips-tips agar tidak terjerumus dalam sihir. Berikut ini enam tips yang harus diperhatikan agar tidak terjerumus dalam sihir dan sejenisnya:

Belajar akidah Islam yang benar.

Aqidah Islam memuat dan mengkaji secara tuntas permasalahan sihir. Mulai dari definisi sihir secara bahasa dan istilah, macam-macam sihir, bahaya sihir, cara Islam menanggulangi dan mengobati sihir, ciri-ciri tukang sihir dan lain sebagainya. Dengan demikian ketika seseorang mengkaji Islam yang benar, niscaya dia akan terjauhkan dari sihir. Ia tidak coba-coba mempelajari atau mengajarkan sihir karena ia tahu benar betapa besar dosa sihir itu.

Mengenali ciri-ciri tukang sihir.

Tukang sihir atau para normal pada saat ini menjadi bias. Mereka menampilkan berbagai atribut islami untuk menipu kebanyakan kaum Muslimin. Mereka berpenampilan seperti halnya kiayi atau ustad. Sehingga kita dapati bahwa tukang sihir pada saat ini memakai baju koko atau peci atau surban.

Perlu diketahui bahwa tukang sihir memiliki ciri khas yang bisa dibedakan dengan yang lainnya. Di antaranya; memberikan persyaratan aneh, seperti; pasien diperintah untuk memotong ayam atau kambing dengan ciri-ciri tertentu, memberikan jampi-jampi yang tidak dimengerti maknanya, menanyakan kepada pasien nama ibunya atau tanggal lahirnya, mengaku mengetahui hal yang ghoib, seperti; meramal rezeki, jodoh, kebahagiaan atau kesengsaraan seseorang, dan jenis pekerjaannya, terkadang pasien diperintah untuk sholat tanpa berwudhu dan lain-lain.

Jangan menyaksikan atau menghadiri pertunjukan sihir.

Pertunjukan sihir begitu marak dan menjadi perhatian bagi sebagian kaum Muslimin yang lemah aqidahnya. adegan dibacok tidak mempan, dibakar di kobaran api tidak hangus, dilindas mobil tidak merasakan kesakitan merupakan fenomena sihir yang sering dipertontonkan di masyarakat.

Sebagai kaum Muslimin haram hukumnya meyaksikan pertunjukan tersebut. Karena pada hakikatnya mereka sedang mengolok-ngolok agama Alloh subhanahu wa ta’ala dengan sihir yang mereka peragakan. Oleh karena itu, kita dilarang duduk-duduk dengan mereka. Dimungkinkan juga para penonton yang menyaksikan akan terpengaruh dengan aksi kehebatan sihir para peraga hingga mereka ingin mempelajarinya.

Jangan membaca tulisan atau artikel atau buku–buku sihir.

Tulisan, artikel atau buku-buku permasalahan sihir menjamur di toko buku, internet, dan media yang lain. Bahkan bak kacang goreng atau jamur di musim hujan. Di dalamnya terdapat cara-cara mempelajari ilmu sihir. Oleh karena itu jauhkan diri kita dari hal itu semua. Sebab bisa jadi ketika kita membaca artikel atau tulisan masalah sihir malah kita tertarik untuk mempelajari dan mengamalkannya. Bila demikian yang ada maka hanyalah kebinasaan dan kerugiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia tidak ada ketenangan dan kedamaian dalam kehidupan. Di akhirat para tukang sihir atau pelaku sihir dibakar di api neraka yang menyala-nyala tiada henti dan tak ada akhirnya.

Mengendalikan hawa nafsu terhadap harta, tahta, dan wanita.

Biasanya faktor yang membuat seorang tergoda dengan sihir karena menginginkan harta, tahta, dan wanita. Sihir pelet dijadikan sebagai sarana haram untuk menundukan wanita. Sihir penyakit atau santet dijadikan sebagai jalan haram untuk merebut harta warisan atau jabatan.

Sebagai seorang Muslim tentu tahu benar bahwa harta, tahta, dan wanita merupakan ujian bagi manusia. Maka ia akan bersabar meraih ketiganya dengan cara yang dibenarkan dan dihalalkan dalam Islam. Ia pun tidak terbuai dan terlena dengan hal itu. Ketika ia memperoleh ketiganya, ia menggunakannya untuk saran peribadahan kepada Alloh subhanahu wa ta’ala.

Jangan coba-coba bermain sihir walaupun sekedar permainan.

Banyak bentuk permainan sihir, salah satunya adalah jaelangkung. Orang yang memainkan jalengkung biasanya mengunakan media uang atau boneka. Orang itu biasanya membaca mantra-mantra tertentu. Pastilah mantra itu mengandung unsur kesyirikan dan kekufuran untuk mengundang makhluk halus. Setelah mantra itu dibaca, tidak lama kemudian boneka atau uang itu bisa bergerak dan mampu menulis huruf atas perintah orang yang memainkannya. Jelas sekali bagi kita yang menulis pada hakikatnya bukan uang atau boneka namun jin.

Banyak orang menganggap bahwa permainan ini biasa-biasa saja. Padahal, permainan ini penuh dengan kesyirikan dan mengandung perbuatan dosa. Wajib bagi setiap Muslim untuk meninggalkan permainan ini. Permainan ini tidak ada sisi kebaikan sedikitpun yang ada hanyalah menambah dosa dan keburukan bagi orang yang memainkannya.

Saudaraku…marilah kita amalkan keenam tips tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita sehingga kita dengan izin Alloh  tidak terjerumus dalam perbuatan sihir. Dakwahkan juga hal itu kepada kerabat atau siapa saja agar mereka senantiasa waspada terhadap sihir. Wallohu a’lam…


Dukung Radio Fajri dengan menyalurkan sebagian harta Anda, untuk pembiayaan dan pengembangan dakwah Islam melalui Radio Fajri dengan berdonasi di nomor rekening A.N. Yayasan Peduli Fajar Imani:

Bank Syariah mandiri : 7068-790-268
Bank Muamalat : 121-007-6294
Bank BNI Syariah : 033-596-2322
Bank BCA : 095-319-5957
Bank BRI Syariah : 2102-100-993

Informasi dan Konfirmasi:
Tlp. WA : 0852 1820 8707
BBM : 5E83BB05