KETUA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, KH. Sulaiman Zachawerus merasa aneh melihat umat Islam yang masih menyebut Syiah bagian dari Islam. Padahal, sejak dulu para ulama Salafussholeh sudah menyebut kekafiran ajaran Syiah.

Lebih lanjut ustadz asal Ambon  itu  menegaskan banyak umat Islam tertipu dengan ajaran Syiah. Tipuan itu dilakukan Syiah dengan doktrin taqiyyah.

Ia juga mengaakan bahwa Syiah itu ajaran Bunglonisasi, karena kemana-kemana selalu berubah-rubah warna untuk menipu umat Islam.

KH. Sulaeman menambahkan Syiah lebih pas disebut Yahudi. Karena dalam berbagai aspek, ajarannya mirip dengan Yahudi. Apalagi tokoh pencetus ajaran Syiah adalah tokoh Yahudi Abdullah Bin’ Saba.

Ia memanbahkan , Wajar saja, seperti di Suriah, Irak, Lebanon, Syiah bekerjasama dengan Yahudi(ed.Arif/Islampos/Fajrifm.com)