ARRAHMAH.COM | Seperti dilansir Anadolu, Organisasi Hak-hak sipil Muslim di Amerika Serikat mendesak penyelidikan atas kasus penyerangan oleh seorang guru pada siswa TK Muslim di Charlotte, Carolina Utara pada Rabu kemarin.

Pegacara hak-hak sipil untuk Dewan Relasi Amerika Islam (CAIR), Maha Sayed mengatakan, bahwa siswa tersebut menderita intimidasi tanpa henti dan pelecehan di tangan teman-temannya dan guru sejak awal tahun ajaran pada September lalu di Sekolah Dasar David Cox.

Sayed mengungkapkan, bahwa guru juga memperlakukan siswa dengan kasar dan selalu memanggilnya dengan sebutan ‘anak Muslim buruk’ pada beberapa kesempatan.

Sayed melanjutkan, dalam insiden terbaru guru dikabarkan mencengkeram leher dan mulai mencekiknya. Guru lainnya kemudian memisahkan dan mulai menghibur korban yang menangis dan sangat terguncang.

CAIR mencatat, bahwa ketentuan Undang-undang Hak-hak Sipil 1964 menyebutkan kewajiban hukum untuk menyediakan lingkungan belajaryang tidak diskriminatif dan aman bagi semua siswa.

Serangan terhadap Muslim di Amerika Serikat melonjak tajam terutama setelah Trump menang dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.