Pertanyaan :  Ustadz, mengenai sholat fajar, dilaksanakan sesudah atau sebelum adzan subuh? Dari 08569721xxxx

Jawaban :

Sebagian orang kebingungan membedakan antara shalat fajar dengan shalat qabliyah subuh. Sehingga ada yang melaksanakan dua kali. Shalat fajar dilakukan sebelum adzan subuh, kemudian shalat qabliyah subuh dilakukan setelah adzan subuh.

Dan jelas, ini adalah pemahaman yang tidak benar. Karena shalat fajar adalah shalat qabliyah subuh.

A’isyah menceritakan,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لاَ يَدَعُ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الصُّبْحِ

”Bahwa Nabi tidak pernah meninggalkan empat rakaat sebelum dzuhur dan dua rakaat sebelum subuh.” (HR.Bukhari 1182, Nasai 1758, dan yang lainnya).

Cerita A’isyah ini menunjukkan bahwa shalat sunah yang dimotivasi Rasulullah dan beliau rutinkan adalah shalat sunah qabliyah subuh. Shalat ini dinamakan shalat fajar, karena shalat ini dilaksanakan tepat setelah terbit fajar, sebelum pelaksanaan shalat subuh.

Kemudian dalam kitab Al-Mughni 2/544 Ibnu Qudamah berkata: “Setiap sunnah rawatib qobliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu sholat fardhu hingga sholat fardhu dikerjakan, dan sholat rawatib ba’diyah maka waktunya dimulai dari selesainya sholat fardhu hingga berakhirnya waktu sholat fardhu tersebut.

Jadi kesimpulannya, sholat sunnah fajar adalah sholat sunnah qobliyah subuh yang dikerjakan setelah masuk waktu subuh (setelah adzan), sebelum dilaksanakannya sholat fardhu subuh. Allahu a’lam. (Admin/H)

%d bloggers like this: