Sejumlah negara kembali melayangkan kecamannya pada Pasukan Assad karena telah melakukan serangan kimia di Idlib.

Terkait hal ini, duta besar Inggris Matthew Rycroft menyatakan bahwa serangan yang menggunakan gas mirip sarin tersebut merupakan kejahatan perang.

Selanjutnya, Presiden Perancis Francois Hollande menuduh pasukan Assad telah melakukan pembantaian terhadap warga sipil di Suriah.

Menanggapi permasalahan ini, pihak PBB Antonio Guterres mengaku “sangat terganggu” dengan serangan gas sarin yang dilakukan rezim Assad ini.

Namun, dia menambahkan bahwa PBB saat ini tidak bisa secara langsung memverifikasi laporan-laporan yang ada.

(Kiblat.net)