Arab Saudi telah mengumpulkan sejumlah besar kekuatan tambahan di perbatasan dengan Yaman, sehari sebelum gencatan senjata yang diusulkan berlaku.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan pada Senin (11/05) bahwa kekuatan besar telah mencapai Najran, untuk mengambil posisinya di garis depan berdekatan dengan wilayah Yaman, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Laporan tidak menyebutkan seberapa besar pasukan Saudi yang dikerahkan di perbatasan namun mengatakan bahwa pasukan membawa serta persenjataan canggih yang mampu untuk bertempur di daerah pegunungan terjal.

Sebelumnya pada Senin (11/05), milisi Syi’ah Houtsi menembakkan roket Katyusha dan mortir ke kota Jizan dan Najran setelah pasukan Saudi menghantam provinsi Saada dan Hajjah dengan lebih dari 150 serangan roket.

Jet tempur koalisi pimpinan Saudi juga menghantam posisi Houtsi di kota Taiz dan provinsi Marib yang menjadi penghasil minyak. Pertempuran perbatasan terbaru datang hampir seminggu setelah Houtsi melancarkan serangan mortir dan roket di Najran yang menewaskan beberapa warga Saudi. Saat itu pemerintah Saudi mengatakan Houtsi telah menyeberangi garis merah dengan melakukan serangan.

[al-khad/fajrifm/haninmazaya/arrahmah.com]