Ratusan aktivis pro-Palestina pada Sabtu (09/12/2017) kemarin menggelar unjuk rasa di Paris untuk menentang rencana kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Prancis.

Pengunjuk rasa membawa bendera Palestina dan foto Presiden Prancis Emmanuel Macron dan menyebutnya sebagai kaki tangan Israel karena telah menerima Netanyahu setelah keputusan Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sementara Menteri Luar Negeri Perancis mengatakan di TV Prancis bahwa langkah Amerika Serikat melawan hukum internasional.

Pada tahun 2014, Majelis Nasional Prancis mengeluarkan sebuah mosi yang tidak mengikat yang meminta pemerintah untuk mengakui Palestina, namun pemerintah belum secara resmi melakukannya.

(arrahmah.com)