Menteri luar negeri Qatar menegaskan bahwa Hamas adalah gerakan perlawanan dan bukan kelompok teroris. Pernyataan ini dikatakan Muhammad Abdurrahman Alu Tsani dalam wawancaranya dengan televisi Rusia Today saat berkunjung ke negara Rusia.

Muhammad mengatakan bahwa Gerakan Hamas memang dimasukan ke dalam daftar teroris di negara-negara federasi Amerika Serikat. Akan tetapi bagi negara-negara Arab, Hamas merupakan gerakan perlawanan.

Menlu Muhammad Abdurrahman Alu Tsani juga menyatakan akan mendukung bangsa Palestina sehingga sangat aneh jika Hamas dianggap terdakwa Otoritas oleh negara-negara Arab. Qatar menjamin hubunganya dengan Hamas semata-mata demi kebaikan bangsa Palestina.

(Eramuslim.com)