Seorang profesor studi Islam dari Botswana mengatakan bahwa kesehatan dan kebersihan merupakan bagian penting dari jaminan halal produk makanan.

Seperti dikutip World Bulletin, Kamis (16/11/2017) kemarin, Muhammad Harun, yang mengajar di Universitas Botswana, menjelaskan bahwa fatwa halal semestinya juga memperhatikan aspek-aspek tersebut.

Menurutnya, Fatwa menjadi tidak berarti dan tidak efektif jika masalah kesehatan dan kebersihan diabaikan.

Dia menambahkan bahwa para ulama harus bekerja sama dengan pakar kesehatan untuk mengeluarkan sertifikasi. Industri halal tidak dapat dimanipulasi dan dikendalikan oleh para ulama.

(kiblat.net)