Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah membongkar pabrik pembuat air zamzam palsu. Air zamzam palsu ini bermerek La Lattul Water. Pabriknya berlokasi di wilayah Pagilaran, Kabupaten Batang.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, mengatakan, pabrik air zamzam palsu tersebut sudah beroperasi sejak Oktober 2017 hingga Juli 2018. Produk ini sudah beredar di berbagai toko oleh-oleh haji di wilayah Jawa Barat, khususnya Bandung.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menetapkan dua pemilik pabrik, masing-masing Y dan E, sebagai tersangka. Ia menjelaskan produk air zamzam tanpa izin edar dari BPOM ini berasal dari air minum kemasan yang dikemas ulang dalam sejumlah botol berbagi ukuran.

Menjelang keberangkatan jamaah ke Tanah Suci, banyak pelanggan jamaah haji atau keluarganya yang sudah membeli oleh-oleh haji terlebih dahulu. Pembelian oleh-oleh haji dilakukan, agar setelah pulang dari Tanah Suci mereka dapat langsung memberikan oleh-oleh tersebut tanpa repot membawanya.

Berbagai jenis oleh-oleh bisa berupa kurma, kue dan kacang-kacangan. Bahkan air zam-zam berbagai ukuran kini telah banyak disediakan untuk oleh-oleh haji. (red/republika)