Seorang perwira tinggi militer Amerika Serikat mengakui pihaknya telah menggunakan bom yang mengandung zat uranium dalam sejumlah serangan udara di Suriah.

Central Command angkatan bersenjata Amerika Serikat telah menggunakan 5.000 lebih amunisi mengandung uranium dalam dua operasi khusus menargetkan tanker minyak milik mujahidin Suriah di kawasan timur.

Perlu diketahui bahwa akibat penggunaan amunisi dengan kandungan uranium ini, telah menyebabkan banyak terjadinya kasus kanker dan cacat untuk anak-anak yang lahir di daerah yang telah menjadi target serangan Amerika Serikat.

(Eramuslim.com)