Para pemukim pendatang Yahudi pada Selasa (04/04/2017) lalu mulai melakukan aktivitas meratakan sebuah lahan di desa Khidir di selata Betlehem, wilayah selatan Tepi Barat.

Koordinator Komite Perlawanan Tembok Rasial dan Permukiman Yahudi, Ahmad Shalah, mengatakan bahwa para pemukim Yahudi “Sidi Boaz” meratakan lahan di daerah Ain Qisis milik warga Robin Shalah, dengan gundukan tanah dan batu, untuk menempatkan karavan atau rumah-rumah mobil di atas lahan tersebut.

Berlanjutnya aktivitas proyek-proyek permukiman Yahudi yang dilakukan Israel ini malawan kecaman internasional dan resolusi PBB yang menuntut penghentian aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

(Melayu.palinfo.com)