Jakarta – Dompet Dhuafa, Rumah Zakat dan PKPU Human Initiative akan membangun Sekolah Indonesia-Palestina di Yerusalem. Tiga lembaga kemanusiaan tersebut mengharapkan dukungan dan bantuan masyarakat Indonesia. Hal ini sebagaimana diungkapkan Direktur Mobilisasi Zakat, Infak dan Shodaqoh Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi kepada media kamis kemarin.

Yuli mengatakan, bantuan dari masyarakat Indonesia diharapkan dapat membantu meningkatkan pendidikan anak-anak Palestina. Di harapkan dana yang terhimpun sebagian besar berasal dari wakaf. Dana tersebut akan dikelola dan manfaatnya untuk pendidikan anak-anak Palestina.

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi juga menyampaikan, Indonesia punya sejarah yang sangat panjang dengan Palestina. Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Maka sejarah ini harus dijaga.

Ia menjelaskan, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat dan PKPU Human Initiative sengaja memilih membangun sekolah karena terjadi krisis pendidikan di sana. Bantuan untuk masyarakat Palestina banyak tapi bukan bantuan untuk bidang pendidikan.

Ia menegaskan, sekolah yang akan dibangun ini akan menjadi sekolah pertama masyarakat Indonesia untuk Palestina. Nanti akan dilakukan penggalangan dana bersama. Termasuk mengajak lembaga lain untuk ikut membantu menggerakkan masyarakat Indonesia agar peduli kepada Palestina. (republika/admin)

%d bloggers like this: