Jakarta – Sekjen Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas memberikan komentar pasca selesainya kegiatan pemungutan suara untuk Pemilu tahun ini. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga tali persaudaraan.

Ia menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan selalu berusaha menjaga ukhuwah dan tali persaudaraan yang ada dan tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak persatuan dan kesatuan sebagai bangsa.

Abbas juga menekankan bahwa meskipun sudah ada lembaga tertentu yang melakukan hitung cepat, MUI mengharapkan agar masyarakat tidak menjadikan hasil quick count dan juga hasil hitung dari masing-masing tim sukses, sebagai dasar untuk menyatakan pihak mana yang menang dan yang kalah.

Tetapi yang harus dijadikan sebagai dasar dan acuan adalah hasil penghitungan resmi dari KPU.

MUI menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk memberikan waktu dan kesempatan kepada KPU agar bisa berkerja dengan tenang. Sehingga memungkinkan KPU untuk dapat menghitung suara yang ada dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan.

MUI juga mengharapkan KPU agar bekerja secara profesional, jujur , adil, transparan dan akuntabel. Sehingga masyarakat bisa menerima hasil pemilu ini dengan ikhlas dan legowo.

Bila setelah KPU mengumumkan hasil perhitungannya lalu ada yang keberatan, MUI menghimbau agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur hukum. Yaitu dengan mengajukan gugatan sesuai dengan yang telah ditentukan dalam peraturan perundangan yang ada. (kiblat/admin)

%d bloggers like this: