Pemerintah Basyar Asad terus menyerang zona de-eskalasi atau wilayah bebas konflik di Idlib. Menyikapi hal itu, Kementerian Luar Negeri Turki pada Selasa (09/01/2018) yang lalu memanggil duta besar sekutu Suriah, yakni Rusia dan Iran untuk menyampaikan protes. Hal ini sebagaimana diungkapkan pejabat diplomatik kepada Anadolu Agency.

Duta Besar Rusia dan Iran dipanggil oleh Kemenlu Turki untuk mengungkapkan ketidaknyamanan pemerintahan Erdogan itu terhadap serangan rezim Asad di Idlib.

Turki sebelumnya juga menyampaikan ketidaknyamanannya terhadap pejabat Rusia dan Iran, melalui jalur militer dan diplomatik, mengenai pelanggaran pemerintah Asad terhadap zona de-eskalasi yang disepakati selama perundingan damai Astana.

Zona de-eskalasi, yakni wilayah yang sudah disepakati tak boleh ada perang, ternyata dilanggar oleh pemerintah Asad dan Rusia. Padahal zona de-eskalasi pada akhirnya bertujuan untuk mengakhiri konflik Suriah.

Kedubes Iran dan Rusia diminta untuk menyampaikan hal ini kepada rezim Asad bahwa pelanggaran tersebut harus diakhiri.

(salam-online.com)