Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lebak menegaskan pelaku korupsi sebagai pengkhianat bangsa, karena bisa menimbulkan kemiskinan dan kesengsaraan masyarakat luas.

Wakil Ketua MUI Kabupaten Lebak, Akhmad Khudori menyatakan bahwa dampak korupsi luar biasa, sehingga harus diberantas dan dihukum seberat-beratnya.

Dia mengatakan, pelaku korupsi itu tentu bertentangan dengan agama Islam dan hukum negara, karena mereka melakukan perbuatan yang tidak terpuji dan merugikan masyarakat banyak.

Mereka pelaku korupsi menghalalkan berbagai cara untuk mencapai kehidupan yang cepat kaya. Pelaku korupsi itu dapat menimbulkan kemiskinan dan kesengsaraan masyarakat luas.

Karena itu, kata dia, MUI Lebak menyatakan pelaku korupsi sama dengan penghianat bangsa dan tidak menghormati para pahlawan yang berjuang untuk meraih kemerdekaan.

Pihaknya merasa prihatin terhadap banyaknya kasus korupsi di negara ini dengan melibatkan pejabat, kepala daerah, pengusaha hingga politisi.

Menurutnya, Komisi Pemberantasan Korupsi perlu diperkuat dan ia berharap KPK terus bekerja keras dan berjuang untuk penegakan keadilan agar bangsa ini menjadi lebih baik dan mampu mengeleminasi kejahatan korupsi. (khazanah republika/admin)

%d bloggers like this: