Jakarta – Sekertaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas berharap Selandia Baru bisa menjadi pelopor melawan  islamofobia yang tengah melanda dunia. Anwar mengaku salut dengan adanya tindakan tegas dan rasa toleransi tinggi di Selandia Baru pasca teror di dua masjid, Kota Christchurch, Selandia Baru.

Selandia Baru diharapkan menjadi pelopor melawan Islamofobia ini disampaikan langsung Anwar kepada Kuasa Usaha Ad Interim, Kedutaan Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Roy Ferguson. Hal itu disampaikan dalam pertemuan antara MUI dan Kedutaan Besar Selandia Baru.

Anwar mengaku sangat terharu mendengar sikap Pemerintah Selandia Baru yang memberikan perhatian khusus dengan menjaga dengan ketat  Sholat Jumat kaum Muslimin. Juga menyiarkan azan secara nasional melalui radio dan televisi nasional. Menurutnya, ini merupakan sebuah nikmat dari musibah.

Dalam acara tersebut Roy Ferguson menyampaikan setelah aksi kejam itu, keamanan komunitas Muslim adalah prioritas utama bagi Pemerintah Selandia Baru. Mereka akan memastikan komunitas Muslim di Selandia Baru merasa aman dan terjamin.

Puluhan ribu warga Selandia Baru telah bergabung, ikut berjaga-jaga untuk para korban dan keluarga dari serangan teroris. Pemerintah Selandia Baru telah mendukung dan memprioritaskan semua korban dan keluarganya baik mereka itu warga negara Selandia Baru, penduduk atau pengunjung. (republika/admin)

%d bloggers like this: