Majelis Permusyawaratan Ulama atau MPU Aceh akan menerbitkan fatwa terkait salam lintas agama pada akhir November 2019. Wakil Ketua MPU Aceh, tengku Faisal Ali mengatakan bahwa pembahasan mengenai persoalan salam lintas agama di MPU Aceh sudah dilakukan sebelum MUI Jawa Timur mengeluarkan imbauan untuk Muslim agar tidak mengucapkan salam lintas agama.

Tengku Faisal juga mengatakan bahwa MPU telah membentuk tim, lalu mengundang pakar dan ahli masing-masing agama yang nantinya menyampaikan materi atas permasalahan salam lintas agama. Hal ini diungkapkan Tengku Faisal hari Kamis kemarin.

MPU Aceh akan mengkaji bagaimana hukumnya orang Islam mengucapkan salam dengan model agama lain. Sebelumnya diberitakan bahwa  belakangan ini berkembang kebiasaan, seseorang atau pejabat negara dalam membuka sambutan atau pidato di acara-acara resmi, kerapkali menyampaikan salam atau kalimat pembuka dari semua agama. Penyampaian salam lintas agama itu dilandasi motivasi untuk meningkatkan kerukunan hidup antar umat beragama, supaya terjalin lebih harmonis sehingga dapat memperkokoh kesatuan bangsa dan keutuhan NKRI.

Akan tetapi, Ketua Umum MUI Jatim Abdusshomad Bukhori mengatakan, ucapan salam mempunyai keterkaitan dengan ajaran yang bersifat ibadah. Sehingga, Dewan Pimpinan MUI Jatim pun menyerukan kepada umat Islam khususnya dan kepada pemangku kebijakan agar dalam persoalan salam pembuka dilakukan sesuai dengan ajaran agama masing-masing. (hidayatullah/admin)

%d bloggers like this: