Para istri yang mulia..!! Sesungguhnya hidup berkeluarga adalah salah satu nikmat Alloh subhanahu wa ta’ala yang wajib disyukuri. Termasuk nikmat Alloh, Dia mengaruniakan bagi seorang suami pasangan hidup yang sholihah, yaitu Anda. Dan suami yang Alloh subhanahu wa ta’ala anugerahkan kepada Anda adalah sebuah nikmat. Dengannya, anda akan mendapatkan ketenangan, ketentraman (sakinah), penuh cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rahmah). Sakinah atau ketenangan ini bersumber pada objek tempat atau rumah, dan juga istri. Oleh karena itu, Anda sebagai seorang istri penting untuk mengetahui beberapa harapan suami, yang inipun merupakan kewajiban Anda kepada Alloh, diantaranya adalah:

  1. Bertakwa kepada Alloh

Ketahuilah bahwa seorang suami yang sholeh, selain ia meng-hendaki anak yang sholeh, ia pun sangat mengharapkan istri yang sholehah. Istri sholehah adalah istri yang bertakwa kepada Alloh. Setelah Anda mencintai Alloh subhanahu wa ta’ala dan Rosul-Nya, cintailah suami Anda. Salah satu bukti kecintaan Anda kepada Alloh adalah Anda mencintai suami Anda, membantu dan mendukung dalam urusan agamanya. Tidak ada pemberian taat dan cinta yang Anda curahkan kepada seorang lelaki melainkan suami Anda sendiri.

Bertakwa kepada Alloh subhanahu wa ta’ala dapat memelihara Anda dari godaan syetan dan menyelamatkan Anda untuk tidak mengikuti hawa nafsu, maka Anda wajib menaatinya dan menjaga diri dan harta suami Anda, sebab suami Andalah yang memegang kepemimpinan atas diri Anda dengan menjaga, melindungi dan memberi nafkah. Anda pun seharusnya memaafkan kesalahan suami, bertoleransi dengan kekeliruannya, dan tidak menyakitinya ketika di rumah serta tidak mengkhianatinya apabila ia pergi.

  1. Bersabar

Wahai para istri.., bersabarlah..!! Karena termasuk diantara penghuni surga adalah para istri yang bersabar, Alloh subhanahu wa ta’ala  berfirman,

 وَجَزَاهُمْ بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا

”Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera.” (QS. al-Insan [76]: 12)

Ketahuilah pula bahwa sabar merupakan sifat orang bertakwa yang paling agung. Alloh melimpahkan pahala kepada orang-orang yang bersabar, yang tidak diberikan kepada selain mereka. Tidak ada perbuatan untuk mendekatkan diri kepada Alloh subhanahu wa ta’ala yang mempunyai kedudukan seperti kedudukan sabar. Alloh subhanahu wa ta’ala mengingatkan kepada kita,

… إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ 

”… Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. az-Zumar [39]: 10)

  1. Tidak Pamer dan Riya’

Seorang istri sholehah, ia sadar dan senantiasa berusaha untuk tidak pamer dan riya’. Ia pun berusaha untuk menghindari perkumpulan-perkumpulan yang dijadikan ajang pamer dan saling membanggakan diri, sehingga dapat membangkitkan cemburu yang tercela. Maka, ia sadar tentang pentingnya pergaulan yang baik dan pengaruhnya terhadap tingkah laku dirinya.

Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda, ”Seseorang itu menurut agama temannya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat siapa yang ia jadikan teman.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

  1. Berbaik Sangka

Seorang istri tidak boleh mengikuti prasangka-prasangka dan dugaan-dugaan yang ditimbulkan oleh rasa cemburunya, karena ini merupakan cemburu yang tidak pada tempatnya. Maka, istri yang pandai, ia akan mempergunakan akalnya, agar ia terjaga dari bisikan syetan, was-was, keresahan dan penderitaan batin.

  1. Qona’ah atau Merasa Puas

Seorang istri hendaklah ridho terhadap pembagian rizki dan kelebihan dari Alloh subhanahu wa ta’ala dan merasa puas. Sebab ia tahu bahwa Alloh tidak memberikan rizki dan kelebihan kepada seseorang melainkan berdasarkan hikmah. Istri sholehah mengerti dan menyadari bahwa boleh jadi Alloh mengaruniakan kenikmatan yang justru lebih besar dari apa yang diterima oleh orang lain.

Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda, ”Lihatlah orang yang lebih rendah dari kalian, dan janganlah kalian melihat orang yang lebih tinggi dari kalian, karena hal itu lebih layak bagi kalian untuk tidak meremehkan nikmat Alloh.” (HR. Ibnu Majah)

  1. Mengingat Mati dan Hari Akhirat

Hendaklah Anda mengisi waktu untuk mengingat mati dan hari akhirat. Jika tidak, maka hati akan lalai, keras dan tertutup oleh kemewahan dunia. Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda, ”Perbanyaklah mengingat-ingat pemotong berbagai kenikmatan.” (HR. Ibnu Majah)

Dengan mengingat mati ia akan mempersiapkan bekal akhiratnya berupa amal sholih dan taubatan nashuha. Rosululloh sholallohu alaihi wasallam pernah menjawab tentang pertanyaan ”Siapakah seorang Mukmin yang paling berakal? Maka beliau bersabda, ”Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya diantara mereka setelah itu, maka mereka itulah yang paling berakal.” (HR. Ibnu Majah)

Istri yang baik adalah istri yang senantiasa menjalankan pekerjaannya dengan baik, memperhatikan penampilan diri serta kerapihan di rumah, sehingga ia menjadi seorang istri yang sholehah, dan ibu yang penuh dengan kasih sayang. Ia mengakui kebaikan suami dan tidak mengingkari jasa serta pergaulan baiknya. Nabi sholallohu alaihi wasallam pernah memperingatkan sikap pengingkaran seperti ini, beliau sholallohu alaihi wasallam bersabda,

”Neraka diperlihatkan kepadaku. Ternyata mayoritas penghuninya adalah wanita, mereka melakukan kekufuran.” Ditanyakan, apakah mereka kufur kepada Alloh? Beliau menjawab, ”Tidak, tapi mereka mengkufuri kebaikan suami. Seandainya engkau berbuat baik pada salah satu mereka dalam masa yang panjang, kemudian ia melihat sesuatu (yang kurang berkenan dihatinya) pada dirimu ia berkata, ”Aku tak pernah melihat satu pun kebaikan darimu.” (HR. al-Bukhori)

  1. Berdo’a

Sesungguhnya sebesar apapun keinginan Anda untuk meraih kebahagiaan hidup rumah tangga dan sekeras apapun usaha yang Anda lakukan untuk menggapainya, akan tetapi Anda harus sadar bahwa tidak ada yang dapat memberikan itu semua kepada Anda kecuali Alloh. Anda hanya mampu berusaha, namun Dialah yang menentukan semuanya. Hendaklah Anda sadar bahwa Anda adalah manusia yang lemah dan sangat butuh kepada-Nya. Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda, ”Apabila kamu meminta, mintalah kepada Alloh dan apabila kamu meminta tolong, minta tolonglah kepada Alloh.” (HR. Tirmidzi)

Maka, wahai para istri.., berdoalah selalu tiada henti kepada Robb, agar Dia menganugerahkan kepada Anda kekuatan dan kemudahan untuk menjadi seorang istri yang sholehah, dan diberikan rizki rumah tangga yang harmonis yang mengantarkan kepada Anda kebahagiaan yang abadi kelak di akhirat. Allohuma amiin. 

 

Artikel: Gerimis


Dukung Radio Fajri dengan menyalurkan sebagian harta Anda, untuk pembiayaan dan pengembangan dakwah Islam melalui Radio Fajri dengan berdonasi di nomor rekening A.N. Yayasan Peduli Fajar Imani:

Bank Syariah mandiri : 7068-790-268
Bank Muamalat : 121-007-6294
Bank BNI Syariah : 033-596-2322
Bank BCA : 095-319-5957
Bank BRI Syariah : 2102-100-993

Informasi dan Konfirmasi:
Tlp. WA : 0852 1820 8707
BBM : 5E83BB05