Seorang hamba yang baik adalah hamba yang akan berusaha mendamaikan saudara muslim yang lain yang sedang berselisih. Dan ketahuilah, dalam usaha mendamaikan dua orang yang berselisih, diperbolehkan berdusta. Hukum asal berdusta adalah mutlak haram di lakukan, namun dalam mendamaikan dua orang yang berselisih di perbolehkan berdusta, bahkan dalam hal ini tidak dikatakan sebagai kedustaan.

Diriwayatkan dari Ummu Kultsum bintu Uqbah bin Abu Mu’ith rodhiallohu anha, ia berkata, “Aku mendengar Rasululloh shallallahu alaihi wasallam bersabda,

(( لَيْسَ الكَذَّابُ الَّذِي يُصْلِحُ بَيْنَ النَّاسِ فَيَنْمِي خَيراً، أَوْ يقُولُ خَيْراً ))

“Tidaklah disebut seorang pendusta bagi orang yang berusaha memperbaiki hubungan di antara manusia sehingga menumbuhkan kebaikan atau mengatakan kebaikan.” (HR. Bukhori dan Muslim)