Oleh: Syaeful Rohim, M.A.Pd

Realita di Indonesia sekarang ini penuh dengan dunia mistik dan sihir. Sihir dianggap sebagai jalan alternatif bagi sebagian masyarakat yang berorientasi duniawi. Sebagian lain dari masyarakat yang jauh dari ajaran agama Islam terkena pengaruh negatif dari sihir. Oleh karena itu, sihir seakan-akan hal yang paling berkuasa untuk membantu meraih cita-cita. Akan tetapi keberhasilan yang diraih melalui sihir itu terjadi dengan mendzolimi masyarakat yang lain.

Dalam Islam, sihir dianggap sebuah perbuatan yang sangat berbahaya, karena dia akan merugikan dan melukai manusia. Terlebih lagi bahaya sihir dapat menyebabkan manusia menyekutukan Alloh subhanahu wa ta’ala dengan makhluk yang hina, yaitu setan.

Walaupun sihir sangat berbahaya, tetapi perlindungan Alloh subhanahu wa ta’ala kepada hamba-Nya sangatlah lebih kuat. Oleh karena itu, Alloh menyatakan bahwa tipu daya setan (sihir) sangat lemah. Artinya pengaruh sihir itu lemah dan tak berdaya pada orang yang beriman kepada Alloh subhanahu wa ta’ala, karena Alloh selalu melindunginya. Agar kita dan keluarga kita mendapatkan perlindungan dari Alloh dari mara bahaya sihir, mari kita simak beberapa poin penting berikut ini:

  1. Tanamkan tauhid pada anggota keluarga

Terapi pertama untuk membebaskan keluarga kita dari pengaruh buruk sihir adalah penanaman tauhid (pengesaan kepada Alloh) pada jiwa anggota keluarga. Dengan ini, hati akan ditumbuhi oleh cinta, takut dan harap kepada Alloh. Hati orang bertauhid juga dibentengi dengan tawakal kepada Alloh Yang Maha Pelindung.

Jiwa yang bertauhid akan mengantarkan pelakunya pada peribadahan yang tulus kepada Alloh, seakan-akan melihat-Nya. Siapa saja yang dapat menerapkan hal ini dalam keluarganya, maka Alloh  akan menjaganya, baik akidah, perbuatan dan akhlaknya dari marabahaya.

Setanpun mengakui kekuatan orang-orang yang ikhlas dan bertauhid. Mereka juga menyatakan tidak mampu mencelakakan orang-orang itu. Sebagaimana yang disebutkan di dalam Al-Qur’an,

 قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ (82)  إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ (83)

“Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka.” (QS. Shod [38]: 82-83)

Oleh karena itu, solusi utama untuk menjaga keluarga kita dari sihir ialah dengan penanaman benih tauhid pada jiwa anggota keluarga.

  1. Melaksanakan kewajiban-kewajiban dalam agama Islam

Setiap orang muslim memiliki kewajiban yang harus ditunaikan, sebagai bukti keimanan kepada Alloh. Salah satu kewajiban yang agung adalah sholat. Sholat harus ditunaikan oleh setiap muslim, terlebih lagi lelaki harus sholat berjamaah di masjid.

Keluarga yang menunaikan kewajiban ini dan melatih anak-anaknya dalam mendirikan sholat, maka janji Alloh akan diperolehnya, yakni tercegah dari kemungkaran dan perbuatan keji, termasuk keburukan sihir dan dukun. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman;

… وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ…

“… Dirikanlah sholat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar….” (QS. Al-Ankabut [29]: 45)

Kalau kita lihat realita masyarakat yang melalaikan sholat, terlebih lagi sholat berjamaah di masjid, maka akan kita dapatkan pada masyarakat itu banyak kemungkaran. Bahaya sihir menyebar dengan bebas dan masyarakat hidup tanpa perlindungan, sebagian orang mudah menzholimi sebagian yang lain. Oleh karena itu jagalah kewajiban-kewajiban dalam Islam, terutama sholat agar perlindungan Alloh azza wa jalla turun kepada Anda dan keluarga.

  1. Menjauhkan keluarga dari kemungkaran

Seorang ayah atau ibu hendaknya menjaga diri dan rumahnya dari tindakan kemungkaran. Hal itu akan memberikan pelajaran berharga bagi anak dan anggota keluarga. Pemimpin keluarga juga berkewajiban untuk memberi pengarahan kepada anggota keluarga tentang hal-hal mungkar yang harus dijauhkan dari rumah.

“Malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar yang bernyawa.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Malaikat rahmat enggan masuk ke rumah itu untuk memberikan rahmat Alloh. Sebaliknya, setan menjadi senang tinggal di sana untuk menjauhkan penghuninya dari lindungan Alloh subhanahu wa ta’ala, dan dukun merasa mudah untuk mencelakakan keluarga yang ada di rumah itu.

Oleh karena itu, salah satu penjagaan keluarga dari bahaya sihir dan lainnya adalah dengan membuang dan membersihkan rumah Anda dari kemungkaran, baik berupa benda atau tingkah laku. Dengan ini, keluarga akan mudah mengatasi pengaruh sihir dan orang-orang yang dengki.

  1. Banyak baca Al-Qur’an, berdzikir dan wirid pagi petang.

Setelah bersih dari jimat dan kemungkaran lainnya, rumah Anda hendaknya diisi dengan kebaikan-kebaikan. Dzikir adalah salah satu kebaikan yang dapat memberikan faidah besar bagi Anda dan keluarga. Salah satu dzikir yang dianjurkan oleh Rosululloh sholallohu alaihi wasallam:

“Barangsiapa membaca,

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dengan nama Alloh yang bila nama-Nya disebut, tidak akan memudaratkan segala sesuatu yang di bumi dan di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

“Orang yang membaca dzikir ini setiap pagi dan sore sebanyak tiga kali, tidak akan ada sesuatu yang membahayakannya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan lainnya, di-shahih-kan oleh Albani)

Selain itu, bacaan ayat-ayat al-Qur’an dapat mendatangkan perlindungan dari Alloh subhanahu wa ta’ala. Seperti disebutkan dalam hadits Rosululloh sholallohu alaihi wasallam:

“Janganlah jadikan rumah kalian (seperti) kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibaca surat al-baqoroh di dalamnya.” (HR. Muslim)

Alloh Maha Kuasa dan tidak akan mengingkari janjinya. Hanya saja, kekhusu’an dalam membaca ayat-ayat Alloh dan dzikir-dzikir sangat diperlukan. Adapun orang yang membaca dzikir, tetapi hatinya lalai dan ragu, maka hal itu sebab tidak datangnya pertolongan dari Alloh.

  1. Makan kurma ‘ajwa dan ruqyah syar’iyah

Apabila Anda orang yang berada, maka tidak salahnya Anda menyediakan kurma ‘ajwa di rumah sebagai syukur kepada Alloh subhanahu wa ta’ala dan sebagai bukti keimanan Anda kepada-Nya. Dengan memakan 7 kurma ‘ajwa, Anda akan mendapatkan perlindungan Alloh, sebagaimana sabda Rosululloh sholallohu alaihi wasallam:

Siapa yang sarapan dengan tujuh kurma ajwa, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya di hari itu.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Kurma Ajwa adalah salah satu jenis kurma yang ada di Madinah Munawaroh.

Tak perlu khawatir jika Anda belum mempunyai kesempatan untuk makan tujuh kurma ‘ajwa, Alloh subhanahu wa ta’ala tetap memberikan perlindungannya bagi Anda melalui ruqyah syar’iyyah. Anda dapat membaca ruqyah dari ayat-ayat Alloh untuk diri Anda sendiri dan keluarga.

  1. Jauhkan keluarga dari tempat-tempat buruk

Aktifitas setiap orang tidak terbatas hanya di dalam rumah saja. Keluar rumah merupakan aktifitas yang sering terjadi dan sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, jagalah keluarga Anda dengan menjauhkan mereka dari tempat-tempat buruk dan penuh kemaksiatan.

Apabila Anda dan sekeluarga bertamasya, maka carilah tempat yang aman dan meningkatkan keimanan. Sebaliknya jauhi tempat kesyirikan, seperti candi, situs keramat dan semacamnya.

Apabila Anda menyekolahkan anak, maka carilah sekolah yang menerapkan syari’at Islam dan tidak ada ikhtilat (campur) antara laki-laki dan wanita.

Selain itu, carikan teman-teman yang baik bagi Anda, anak dan anggota keluarga. Karena pengaruh teman sangatlah besar baginya. Oleh karena itu Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda:

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Kalau teman-teman anggota keluarga Anda orang buruk, maka anggota keluarga anda berkemungkinan melakukan keburukan. Kalaupun tidak melakukan, maka anggota keluarga Anda berkemungkinan terkena imbas keburukannya.

Semoga Alloh azza wa jalla selalu menjaga kita dan keluarga dari kejahatan setan dan bala tentaranya. Aamiin, Wallohu a’lam…


Dukung Radio Fajri dengan menyalurkan sebagian harta Anda, untuk pembiayaan dan pengembangan dakwah Islam melalui Radio Fajri dengan berdonasi di nomor rekening A.N. Yayasan Peduli Fajar Imani:

Bank Syariah mandiri : 7068-790-268
Bank Muamalat : 121-007-6294
Bank BNI Syariah : 033-596-2322
Bank BCA : 095-319-5957
Bank BRI Syariah : 2102-100-993

Informasi dan Konfirmasi:
Tlp. WA : 0852 1820 8707
BBM : 5E83BB05