Manila, Filipina – Sebagian besar desa di Cotabato Utara memilih setuju dan bergabung dengan wilayah otonomi yang baru dibentuk untuk Muslim di Filipina selatan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hasil resmi referendum kedua pada Kamis kemarin.

Tercatat sebanyak 85 persen pemilih, memilih untuk mendukung Hukum Organis Bangsamoro.  Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan kegembiraannya atas hasil tersebut.

Duterte yakin bahwa setelah menerapkan otonomi di Mindanao, tidak ada lagi peperangan dan kekisruhan.  Anggota pemerintah sementara yang akan memerintah wilayah Otonomi selama tiga tahun diharapkan akan ditunjuk oleh Duterte dalam beberapa pekan mendatang.

Di bawah Hukum Organik bangsamoro, pengadilan hukum Islam akan dibentuk di wilayah tersebut dan pemerintah pusat Filipina akan mentransfer otoritas administratifnya di Mindanao ke pemerintahan Bangsamoro.

Perairan di wilayah Bangsamoro akan dikelola secara simultan oleh pemerintah nasional dan juga pemerintah Bangsamoro. Pemerintah otonom akan bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya energi.

Umat Islam akan mendapatkan kebebasan dalam urusan internal mereka. Namun mereka akan terikat dengan Filipina dalam hal kebijakan luar negeri, dengan beberapa fleksibilitas. Selain itu, mantan pejuang Front Pembebasan Nasional Moro dan Front Pembebasan Islam Moro akan memenuhi syarat untuk bergabung dengan angkatan bersenjata resmi pemerintah. (salam-online/admin)

%d bloggers like this: