Aturan jilbab Polwan yang telah lama digulirkan, kini telah disahkan. Peraturan tersebut dikeluarkan Polri pada  tanggal 25 Maret 2015 tentang Perubahan Atas Sebagian Isi Surat Keputusan Kepala Kepolisian Negara RI  tanggal 30 September 2005 tentang Sebutan, Penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.

Kepala Biro Penerangan Polri, Brigjen Pol Agus Rabu (25/03), sejak awal Polri tidak pernah melarang polwan memakai jilbab. Hanya saja aturan jilbab itu perlu diatur kembali dalam SKEP No. 702 tentang Sebutan, Penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.

Menurut Agus, jilbab yang dikenakan oleh Polwan harus sesuai dengan Keputusan Kapolri tersebut.

Salah satu aturan dalam surat keputusan tersebut menyatakan bahwa jilbab yang dipakai adalah model tunggal polos atau tanpa emblem. [ed.Arif/Islampos/Fajrifm.com]