Komite Al Quds menyerukan masyarakat internasional untuk menekan pemerintah Israel terkait perampasan dan pembangunan di kota Al Quds, serta upaya Yahudisasi kota dan perubahan status hukum yang dilakukan oleh pemerintahan Benjamin Netanyahu.

Komite juga meminta masyarakat Muslim dunia untuk membantu dan memberikan dukungan dana untuk mencegah upaya Yahudisasi kota Al Quds oleh Israel. Seruan ini disampaikan Komite penyelamatan Al Quds dalam penutupan konferensi ke 20 yang digelar di Marrakech , Maroko.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan dalam sebuah pidato di pertemuan tersebut, “pemerintah Palestina telah menyiapkan dokumen resmi yang berisi inventarisasi pelanggaran yang dilakukan oleh otoritas penajajah Israel di Kota Suci Al Quds dan Masjid Al – Aqsa.”

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon mengatakan setiap tindakan hukum atau administratif yang dilakukan pemerintah Israel  untuk mengubah karakter dan status Kota Suci tidak sah menurut hukum.

Akan tetapi perlu disayangkan bahwa sikap PBB selama ini hanya melakukan kecaman terhadap pemerintah Israel tanpa melakukan tindakan tegas kepada negara tersebut. (ed.Abdul Aziz/eramuslim.com/fajrifm.com)