Sri Lanka – Muslim Sri Lanka kini dalam bahaya. Pasca serangkaian teror bom pada Hari Paskah 21 April lalu, konflik sektarian merebak yang memaksa sejumlah penduduk Muslim Sri Lanka mengungsi karena diancam dibunuh.

Seperti dilansir Reuters, Kamis kemarin ratusan warga Muslim pendatang dari Pakistan yang bermukim di Kota Negombo, Sri Lanka, memilih mengungsi.

Mereka menggunakan bus yang disewa untuk pergi ke lokasi yang lebih aman karena mulai menerima ancaman balas dendam dari penduduk setempat selepas teror bom yang mengguncang gereja dan hotel sehingga menewaskan 359 orang dan sekitar 500 orang luka-luka.

Sedangkan nasib warga Muslim lainnya lebih tragis. Farah Jamil menyatakan dia diusir oleh pemilik rumah yang disewanya di Negombo.

Kepolisian Sri Lanka menyatakan sudah menangkap sejumlah orang yang diduga menyerang dan merusak rumah-rumah warga Muslim setempat.

Namun, kepolisian juga menggeledah kediaman penduduk Muslim dengan alasan menerima pengaduan warga soal tindak-tanduk yang mencurigakan terhadap warga Muslim.

Kapolsek Katara, Herath Sisila Kumara, menyatakan polisi juga mengamankan 35 warga Muslim yang mengungsi di masjid setempat. Mereka dibawa ke tempat aman yang dirahasiakan.

Kelompok ISIS mengklaim mereka bertanggung jawab atas aksi teror itu. Hal ini juga yang diduga memicu aksi balas dendam terhadap umat Islam setempat. (islampos/admin)

%d bloggers like this: