Kedudukan kaum mukminin di sisi Alloh berbeda-beda. Alloh  melebihkan dan mengangkat derajat suatu kaum atas sebagian kaum yang lain. Orang yang paling mulia di dunia ini adalah para nabi. Mereka memiliki keutamaan yang agung sebagaimana telah disebutkan di dalam al-Qur’an dan as-sunnah. Manusia yang paling mulia setelah para nabi adalah para sahabat Rosululloh .

Sungguh keutamaan para sahabat banyak disebutkan dalam kitab suci al-Qur’an dan Sunnah nabawi. Ayat-ayat al-Qur’an turun mensucikan mereka, menyanjung mereka, memuji mereka, dan menyebutkan andil mereka untuk perjuangan Islam. Mereka berjihad dengan tulus untuk mengorbankan jiwa dan harta mereka.

Di antara keutamaan para sahabat adalah sebagai berikut:

Pertama, para sahabat memiliki keimanan yang benar. Sesungguhnya keimanan yang benar tatkala berpadu dengan hati-hati yang dipilih oleh Alloh  untuk  menemani nabi-Nya  dan menolong agama-Nya dan tatkala berpadu dengan hati-hati yang merasakan lezatnya tauhid serta agungnya peribadatan kepada Alloh -st-, niscaya akan rela mengorbankan segala sesuatu yang dimilikinya dan beramal secara maksimal guna menegakkan agama. Inilah yang terjadi pada para sahabat, sehingga pantaslah mereka mendapatkan pujian dari Alloh sebagai umat terbaik.

Alloh berfirman di dalam al-Qur’an Surat Ali Imron ayat 110,

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللهِ

“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Alloh.”

Berkaitan dengan ayat ini, Imam ath-Thobari menyebutkan riwayat dari ‘Umar bin Khottob -rda-  bahwa ia mengatakan seandainya Alloh  menghendaki, niscaya Dia berfirman pada ayat tersebut dengan “kalian” yang mencakup kami semua yakni seluruh umat Islam. Akan tetapi maksud kalian adalah khusus bagi sahabat Rosululloh  dan siapa saja yang berbuat seperti mereka. Mereka adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Alloh.

Keutamaan sabahat Nabi  yang Kedua adalah Alloh menyebutkan dalam banyak ayat beberapa kondisi yang dialami oleh Rosululloh dan para sahabat dalam berbagai peperangan. Alloh memuliakan mereka pada berbagai situasi tersebut dengan memberikan ketenangan pada jiwa-jiwa mereka dan menurunkan para malaikat agar menolong mereka, seperti pada perang Badar dan Ahzab. Hal ini sebagai bukti atas keutamaan dan kedudukan mereka di sisi Alloh .

Alloh  berfirman dalam Surat al-Anfal ayat ke 9 hingga 12,

Yang artinya “Ingatlah, ketika kalian memohon pertolongan kepada Robb kalian, lalu diperkenankan-Nya bagi kalian: ‘Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kalian dengan seribu malaikat yang datang bertutut-turut.’ Dan Alloh  tidaklah mengirim bala bantuan itu, melainkan sebagai kabar gembira dan agar hati kalian menjadi tentram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Alloh -st-. Sesungguhnya Alloh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Ingatlah, ketika Alloh menjadikan kalian mengantuk sebagai suatu penentramanan daripada-Nya, dan Alloh  menurunkan kepada kalian hujan dari langit untuk menyucikan kalian dengan hujan itu dan menghilangkan dari kalian gangguan-gangguan syaiton dan untuk menguatkan hati kalian dan memperteguh dengannya telapak kaki kalian. Ingatlah, ketika Robb kalian  mewahyukan kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku bersama kalian, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yang telah beriman’. Kelak akan Aku timpakan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala-kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

Pada saat perang Badar jumlah pasukan kaum mukminin kurang lebih 313, sementara jumlah pasukan musuh 1000 orang. Akibatnya, jiwa-jiwa pasukan kafir menghina dan menyepelekan kaum mukminin. Akan tetapi, Alloh Subhanahu Wa Ta’ala menolong tentara dan wali-wali-Nya. Alloh memberikan perlindungan dan rahmat kepada Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam dan para sahabat.

Keutamaan Ketiga, Alloh  memuji aspek jihad Rosululloh  beserta para sahabat dan pengorbanan mereka berupa jiwa dan harta di jalan-Nya. Maka mereka memperoleh balasan melimpah dan janji mulia dari Alloh berupa surga yang penuh dengan kenikmatan dan kebahagiaan.

Alloh  befirman di dalam Surat at-Taubah ayat ke 88 dan 89:

لَكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ وَأُوْلَئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ * أَعَدَّ اللهُ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِى مِنْ تَحْتِهَا اْلأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Tetapi rosul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan; dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Alloh telah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.”

Kemenangan besar yang diperoleh para sahabat adalah masuk ke dalam surga. Sungguh banyak ayat yang menerangkan janji Alloh Subahanahu Wa Ta’ala kepada mereka berupa surga.

Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an Surat al-Fath ayat kelima,

 لِّيُدْخِلَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا اْلأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَيُكَفِّرَ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَكَانَ ذَلِكَ عِندَ اللهِ فَوْزًا عَظِيمًا

“Supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Alloh.”

Ketahuilah! Alloh  menganugerahkan kepada semua sahabat dengan surga, baik mereka yang masuk Islam sebelum penaklukan Makkah ataupun sesudahnya. Mereka semua termasuk penghuni surga, meskipun kedudukan mereka bertingkat-tingkat sesuai dengan sumbangsih dan pengorbanan mereka untuk Islam, sebab balasan tergantung jenis amal.

Alloh berfirman di dalam al-Qur’an Surat al-Hadid ayat ke 10,

وَمَالَكُمْ أَلاَّ تُنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللهِ وَللهِ مِيراثُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ لاَيَسْتَوِى مِنكُم مَّنْ أَنفَقَ مِن قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَ أُولاَئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةً مِنَ الَّذِينَ أَنفَقُوا مِن بَعْدُ وَقَاتَلُوا وَكُلاًّ وَعَدَ اللهُ الْحُسْنَى وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Dan mengapa kalian tidak menafkahkan sebagian harta kalian pada jalan Alloh, padahal Alloh-lah yang mempunyai langit dan bumi. Tidak sama di antara kalian orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sebelum penaklukan Makkah. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. Alloh menjanjikan kepada masing-masing mereka balasan yang lebih baik. Dan Alloh mengetahui apa yang kalian kerjakan.

Selanjutnya keutamaan sahabat Nabi  Keempat, Alloh  memilih para sahabat untuk tugas penting dan mulia, yaitu menyebarkan agama Islam ke penjuru dunia. Oleh sebab itu, Alloh  membersihkan dan mensucikan jiwa-jiwa mereka. Sebab itu, Alloh  menjadikan mereka cinta kepada keimanan dan benci kepada kekufuran, kefasikan dan kedurhakaan.

Alloh  berfirman di dalam Surat al-Hujurot ayat ke 7:

وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللهِ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِّنَ اْلأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَكِنَّ اللهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ اْلإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ أُوْلَئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ

“Dan ketahuilah oleh kalian bahwa di kalangan kalian ada Rosululloh. Kalau ia menuruti kemauan kalian dalam beberapa urusan benar-benarlah kalian akan mendapat kesusahan tetapi Alloh menjadikan kalian cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hati kalian serta menjadikan kalian benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.”

Demikianlah keutamaan para sahabat Rosululloh sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an. Semoga setelah kita mengetahui keutamaan mereka, maka akan senantiasa tumbuh sikap positif dan baik dalam jiwa-jiwa kita kepada mereka. Sehingga kita menghormati, memuliakan, dan mencintai mereka. Wassalamu ‘alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

%d bloggers like this: