New York, Amerika Serikat – Dalam sebuah jajak pendapat di Amerika menunjukkan bahwa Muslim lah yang paling banyak menghadapi diskriminasi dibanding pemeluk agama lain di Amerika Serikat. Hal ini sebagaimana diungkap oleh situs web The Hill dan perusahaan riset serta layanan konsultasi HarrisX.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa 85 persen responden percaya Muslim menghadapi diskriminasi di Amerika Serikat.

Sementara 79 persen responden mengatakan orang Yahudi menghadapi diskriminasi, 61 persen mengatakan orang Kristen menghadapi diskriminasi, dan 55 persen mengatakan ateis menghadapi diskriminasi.

Rilis jajak pendapat itu dilakukan selama seminggu setelah resolusi anti-kebencian disahkan di Kongres untuk mengutuk anti-Semitisme, Islamophobia dan bentuk-bentuk kefanatikan lainnya.

Politisi muslim, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib mengatakan bahwa pertama kalinya mereka memilih resolusi yang mengutuk fanatisme anti-Muslim dalam sejarah bangsa Amerika.

Jajak pendapat Hill-HarrisX dilakukan pada tanggal 1 sampai  2 Maret dan diikuti sebanyak lebih dari seribu responden, dengan margin kesalahan pengambilan sampel kurang lebih 3 persen. (arrahmah/admin)

%d bloggers like this: