Selangor, Malaysia – Penggerebekan yang dilakukan oleh Jabatan Agama Islam Selangor atau JAIS, terhadap penganut Syiah di Gombak sesuai dengan prosedur operasi standar yang ditetapkan. Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Besar Selangor, Amirudin Shari.

Dia mengatakan, pemerintah Selangor masih berpegang pada larangan ajaran Syiah sebagaimana diputuskan oleh Komite Fatwa Negara Selangor pada tahun 2013.

Wakil direktur JAIS, Azlinda Azman dalam sebuah pernyataan di Shah Alam mengatakan, Ketua Syiah Malaysia Kamil Zuhairi Abdul Azizi termasuk di antara 22 orang yang ditangkap oleh JAIS dalam penggerebekan di Taman Sri Gombak dekat Kuala Lumpur.

Dia mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah dia menerima pengaduan dari masyarakat tentang kegiatan yang akan dilakukan oleh penganut Syiah di markas Hauzah ar-Ridha di Taman Sri Gombak.

Azlinda menambahkan, penangkapan dilakukan oleh JAIS berdasarkan Pasal 12 C Undang-Undang Hukum Pidana Syariah Selangor 1995, di mana terpidana dapat didenda 3.000 Ringgit Malaysia atau dipenjara dengan hukuman kurang lebih dua tahun.

Dia menegaskan, JAIS akan terus memantau kegiatan para penganut Syiah untuk memastikan bahwa tidak ada kegiatan seperti itu di Selangor, terutama yang terkait dengan perayaan Hari Karbala yang diadakan setiap 10 Muharrom. (arrahmah/admin)

%d bloggers like this: