Daftar terbaru yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon terkait pihak-pihak yang membunuh atau melukai anak-anak dalam konflik bersenjata tidak memasukkan Israel karena beberapa pejabat PBB merekomendasikan hal tersebut.

Seperti dilansir Al Arabiya mengutip AP bahwa Ban Ki-moon dalam sebuah laporan yang beredar Senin (08/06) mengklaim ribuan korban Palestina meningkatkan keprihatinan serius tentang kepatuhan Israel terhadap hukum internasional termasuk persyaratan bahwa setiap tindakan militer harus membedakan antara kombatan dan warga sipil, proporsional dan menghindari penggunaan kekuatan yang berlebihan.

Para pejabat PBB mengatakan duta khusus PBB untuk anak-anak dalam konflik bersenjata, Leila Zerrougui telah merekomendasikan bahwa Israel dan Hamas harus dimasukkan dalam daftar pihak yang merekrut, menggunakan, membunuh, melukai atau melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap anak. Tapi para pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan terjadi perbedaan pendapat di antara pejabat PBB yang menyatakan apakah Israel harus masuk ke dalam daftar tersebut atau tidak.

[al-khad/fajrifm/haninmazaya/arrahmah.com]