Sebuah laporan menyebutkan bahwa Israel menjatuhkan hukuman penjara pada bulan Januari untuk sejumlah anak di bawah umur yang ditahan di pusat penahanan Ofer.  Mereka juga dikenakan denda berat yang berjumlah lebih dari 60 ribu shekel.  Laporan tersebut dikeluarkan oleh Komite pembebasan anak-anak Palestina di Pengadilan Militer Ofer.

Laporan menyebutkan, otoritas Israel menangkap lebih dari 50 anak-anak Palestina pada bulan lalu yang kemudian dipindahkan ke pusat penahanan Ofer di barat Ramallah. Mayoritas anak-anak ditangkap dari rumah mereka, sepuluh anak lainya ditangkap dari jalan-jalan umum, dua anak ditangkap di pos pemeriksaan militer, satu anak ditangkap karena memasuki Al-Quds tanpa izin dan lima lainya ditangkap setelah dipanggil ke kantor intelijen Israel.

Di antara yang ditangkap adalah seorang anak kecil yang ditembak “Israel” serta 17 lainya yang menjadi sasaran pemukulan dan penyiksaan brutal selama proses penangkapan dan interogasi.

Intelejen “Israel” terus melakukan mengintimidasi terhadap anak-anak yang ditahan selama penyiksaan dan interogasi. Mereka diancam, ditekan untuk menjadi agen atau spionase Zionis dengan cara-cara kotor tak bermoral, seperti diungkapkan para mantan tawanan dari kalangan anak-anak.(arrahmah/admin)

%d bloggers like this: