Dari Hamba Allah di Bojong Gede,

Assalamu’alaikum..

Pak ustadz, bolehkah seorang wanita memotong rambutya sampai pendek?

[divide]

Jawaban:

Alhamdulillah, wassholatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ba’du

Dari Abu Salamah bin Abdurrahman rahimahullah beliau mengatakan,

كَانَ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْخُذْنَ مِنْ رُءُوسِهِنَّ حَتَّى تَكُونَ كَالْوَفْرَةِ

“Para istri Nabi sholallohu alaihi wasallam memotong rambut mereka, hingga panjangnya seperti al-wafrah.” (HR. Muslim)

Al-wafrah adalah rambut yang panjangnya sampai daun telinga, namun tidak melebihi daun telinga. (Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi, 4:4)

Imam An-Nawawi rohimahulloh mengambil keterangan al-Qodhi Iyadh:

 “Mereka (para istri Nabi) melakukan hal itu setelah wafatnya Nabi  dan bukan ketika beliau masih hidup… itulah yang pasti. Tidak mungkin kita berprasangka bahwa mereka melakukan hal itu ketika Nabi sholallohu alaihi wasallam masih hidup.” (bisa dilihat di kitab Syarh Shahih Muslim an-Nawawi).

Kemudian an-Nawawi juga menegaskan,

وَفِيهِ دَلِيلٌ عَلَى جَوَازِ تَخْفِيفِ الشُّعُورِ لِلنِّسَاءِ

Hadis ini merupakan dalil bolehnya memangkas rambut bagi wanita.” (Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi)

Berdasarkan hadis ini, potong rambut bagi wanita hukumnya boleh, sebagaimana yang disimpulkan Imam an-Nawawi. Hanya saja, para ulama memberikan batasan lain, sebagai berikut:

Pertama, tidak boleh ditujukan untuk menyerupai model rambut wanita kafir atau wanita fasik, seperti artis dan semacamnya. Jika ada mode rambut yang itu berasal dari orang kafir atau gaya seorang artis, maka tidak boleh ditiru.

Kedua, tidak boleh menyerupai laki-laki. Potongan rambut yang umumnya menjadi ciri laki-laki, tidak boleh ditiru wanita. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ

“Rosululloh   melaknat lelaki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai lelaki.” (HR. Bukhari 5435)

Allahu a’lam

Dijawab oleh tim lajnah Fajri FM


Dukung Radio Fajri dengan menyalurkan sebagian harta Anda, untuk pembiayaan dan pengembangan dakwah Islam melalui Radio Fajri dengan berdonasi di nomor rekening A.N. Yayasan Peduli Fajar Imani:

Bank Syariah mandiri : 7068-790-268
Bank Muamalat : 121-007-6294
Bank BNI Syariah : 033-596-2322
Bank BCA : 095-319-5957
Bank BRI Syariah : 2102-100-993

Informasi dan Konfirmasi:
Tlp. WA : 0852 1820 8707
BBM : 5E83BB05