Salah satu juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan Presiden Palestina Mahmoud Abbas bersikeras melakukan tindakan hukuman terhadap Jalur Gaza, yang berarti ia melanjutkan penolakannya untuk menyelesaikan rekonsiliasi nasional.

Qassem menyebut Abbas menggunakan kebijakan separatis antara Gaza dan Tepi Barat dan Abbas berurusan dengan Gaza seolah-olah bukan bagian dari rakyat Palestina. Dia mengatakan bahwa tindakannya telah membuat situasi di Jalur Gaza menjadi tragis.

Qassem menekankan bahwa komite administratif yang dibentuk oleh Hamas baru-baru ini bertujuan untuk mengelola urusan jalur Gaza yang ditinggalkan oleh pemerintah konsensus Palestina.

(Eramuslim.com)