Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menegaskan bahwa negaranya tidak akan meninggalkan Suriah sampai negara-negara lain menarik diri negara konflik itu. erdogan menyatakan turki akan terus melanjutkan serangan lintas batas terhadap milisi Kurdi hingga mereka menjauh dari perbatasan.

Ia kembali menekankan bahwa kampanye militer Turki tidak akan berhenti sampai kelompok teroris menjauh dari perbatasan. Kelompok teroris yang dimaksud milisi Kurdi YPG yang didukung Amerika Serikat.

Berdasarkan kesepakatan antara Turki dan Rusia, pasukan Rusia dan Turki sedang melakukan patroli bersama di perbatasan Turki-Suriah. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa patroli ketiga telah diselesaikan di sepanjang 88 kilometer di wilayah sedalam 10 kilometer di timur jauh perbatasan.

Di sisi lain, sekutu Eropa Turki mengatakan kampanye terhadap milisi Kurdi itu akan mengganggu pertempuran melawan ISIS. Turki membantah tuduhan itu, dengan mengatakan sekutunya harus mendukung rencananya untuk memulangkan sebagian besar 3,5 juta pengungsi Suriah di wilayahnya. (kiblat/admin)

%d bloggers like this: