Kantor pers presiden Turki mengatakan pada Rabu kemarin (11/11/2015), bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama melalui saluran telepon. Dan yang menjadi bahan pembicaraan antar mereka berdua, adalah terkait dengan kebuntuan di Suriah yang sedang berlangsung.

Menurut hasil laporan dari pihak Anadolu Agency, bahwa presiden Erdogan dan Obama mendiskusikan pentingnya melakukan upaya bersama untuk memberdayakan oposisi Suriah yang moderat dan mengintensifkan tekanan kepada kelompok yang mereka anggap sebagai teroris.

Kantor Erdogan dalam sebuah pernyataan tertulisnya, mengungkapkan bahwa upaya dalam menemukan solusi untuk konflik di Suriah diantaranya adalah dengan melalui negosiasi serta proses transisi politik. Selama pembicaraan mereka, kedua pemimpin itu juga menyerukan untuk diakhirinya tindakan teroris PKK di Turki yang meningkat setelah 20 Juli lalu ketika seorang pembom bunuh diri menewaskan sebanyak 30 orang lebih di provinsi Sanliurfa tenggara.

[al-khad/fajrifm/fq/islampos]