Enam rumah sakit darurat di wilayah oposisi di Daraa tidak bisa lagi melayani pasien akibat menjadi sasaran jet tempur Rusia dan helikopter tempur Basyar Assad dalam 24 jam terakhir. Dilaporkan lebih dari 60 kali serangan udara, termasuk di antaranya birmil, menghujani seluruh wilayah oposisi di Suriah Selatan itu.

Jet Rusia tak henti-hentinya menghujani wilayah Daraa, dengan bom. Terhitung puluhan kali bom dan birmil menghantam daerah-daerah yang dikontrol oposisi itu.

Gempuran tersebut difokuskan pada titik-titik medis. Tercatat tiga fasilitas medis tidak lagi beroperasi di tiga daerah yang berbeda. Sebelumnya, satu-satunya fasilitas medis di Daraa kota juga tidak bisa beroperasi setelah terkena serangan udara.

Satu rumah sakit berhenti beroperasi setelah menjadi sasaran mortar pasukan Assad. Sehingga, terhitung sejak Ahad 12 Februari lalu, sebanyak enam rumah sakit berhenti beroperasi. Keenam rumah sakit tersebut melayani sebanyak 300.000 warga berada di wilayah kontrol oposisi di Daraa.

(Kiblat.net)