Pembaca yang dirahmati Alloh -st-, dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang mengajak kepada suatu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana pelakunya”.

Dengan ayat dan hadits tersebut jelaslah bagi kita, bahwa dakwah adalah ibadah.

Dan kita tentu sudah tahu bahwa ibadah tidak akan diterima kecuali apabila memenuhi dua syarat:, yaitu ikhlas dilakukan karena Alloh Subhanahu wata’ala dan mengikuti tuntunan Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam.

Fudhail bin ‘Iyadh ketika menafsirkan ayat ayat ini, ia mengatakan:, bahwa yang dimaksud “supaya Alloh menguji kalain siapakah diantara kalian orang yang paling baik amalnya” adalah yang paling ikhlas dan paling benar.

Makna dari ikhlas adalah mengerjakan amal itu murni untuk Alloh. Sedangkan makna benar adalah mengikuti tuntunan Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam.

Kedua syarat ini harus terpenuhi semuanya. Apabila salah satu tidak ada maka ibadah itu tidak akan diterima.

Termasuk pula dalam dakwah, Ibnu Qasim rahimahullah mengatakan bahwa dalam dakwah ilalloh ta’ala harus terpenuhi dua syarat ini juga,  yaitu harus ikhlas untuk mengharap wajah Alloh ta’ala, dan harus sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya shollallohu ‘alaihi wa sallam.

Kalau tidak ada syarat yang pertama dalam dakwah ini, maka terancam menjadi orang musyrik. Dan kalau tidak ada syarat kedua, maka terancam pada perbuatan yang mengada-ngadakan hal baru dalam ibadah, karena kita semua telah sepakat bahwa syariat Islam ini telah sempurna dalam segala aspeknya, yang disempurnakan oleh Sang Pemilik Agama ini yaitu Alloh yang Maha Sempurna.

Oleh sebab itu, tidak ada sesuatupun yang diperlukan oleh umat ini di masa kini maupun masa depan, melainkan sudah dijelaskan oleh Alloh dengan gambling, sehingga mudah bagi kita untuk mengetahui hukum haram atau halal, yaitu dengan tetap berpegang teguh pada Al-Quran dan Assunnah,

Yang dimaksud dengan tali Alloh adalah al-Qur’an, sebagaimana tercantum dalam hadits Muslim yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya aku telah meninggalkan di tengah-tengah kalian dua buah pegangan, salah satunya adalah Kitabullah, dan itulah tali Alloh -t- , Barang siapa yang mengikutinya maka dia akan berada di atas hidayah. Dan barang siapa yang meninggalkannya maka dia berada di atas kesesatan”.

Imam Malik mengatakan bahwa As Sunnah adalah seperti perahu Nabi Nuh. Barang siapa yang menaikinya maka dia akan selamat. Dan barang siapa yang tertinggal darinya maka dia akan tenggelam.”

Oleh karena itu kita harus senantiasa berhati-hati terhadap segala bentuk perbuatan, melakukan atau meninggalkan sesuatu yang diniatkan untuk beribadah kepada Alloh, akan tetapi dengan cara yang tidak diajarkan oleh Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wasallam,

Hal seperti ini biasa kita temukan dalam bidang adat, bukan ibadah saja. Hal ini karena sesuatu yang pada asalnya adat tersebut dijadikan oleh sebagian orang yang tidak bertanggung jawab mengajarkan kepada masyarakat awam sebagai suatu ibadah.

Padahal kita semua tahu bahwa meyakini sesuatu yang mubah menjadi sunnah saja adalah sesuatu yang bertentangan dengan syariat.

Dalil-dalil al-Qur’an dan as-Sunnah serta ucapan para ulama salaf terkait hal ini sunguuh sangat banyak jumlahnya.

Mujahid menafsirkan kata ‘jalan-jalan yang lain’ di dalam ayat ini sebagai syubhat dan merupakan hal yang baru, yang diada-adakan dalam hal ibadah yang tidak dicontohkan oleh Rosululloh dan para sahabatnya yang mulia.

Lebih lanjut, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rosululloh shallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang membenci sunnahku maka dia bukan termasuk golonganku.”

Demikianlah penjelasan singkat terkait Dakwah adalah bagian dari Ibadah, yang bisa kita kaji dalam Rubrik Manhaj edisi kali ini, semoga Alloh istiqomahkan kita dalam berdakwah. dan memudahkan kita serta saudara kita dalam menerima hidayah dari Alloh Subhanahu wata’ala, Aamiin. (Waway/admin)

 

%d bloggers like this: