Pertanyaan : Bisakah Ustadz membahas tentang shalawat dan apa balasan orang yang gemar bershalawat? Terima kasih. Dari Laili Safitri.

Jawaban :

Dari Anas bin Malik beliau berkata bahwa Rasulullah bersabda,

مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ

Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)” (HR an-Nasa’i, Ahmad,  Ibnu Hibban dan al-Hakim)

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan bershalawat kepada Nabi dan anjuran memperbanyak shalawat tersebut, karena ini merupakan sebab turunnya rahmat, pengampunan dan pahala yang berlipatganda dari Allah .

Dari hadist tadi kita dapat mengambil faidah penting yang terkandung didalamnya:

Faidah Pertama; Sebagaimana dijelaskan di dalam kitab “Mahabbatur Rasul , bainal ittibaa’ walibtidaa” disebutkan bahwa Banyak bershalawat kepada Rasulullah merupakan tanda cinta seorang muslim kepada beliau, karena para ulama mengatakan: “Barangsiapa yang mencintai sesuatu maka dia akan sering menyebutnya.

Kemudian faidah yang kedua; Yang dimaksud dengan shalawat di sini adalah shalawat yang diajarkan oleh Nabi dalam hadits-hadits beliau yang shahih yaitu yang biasa dibaca oleh kaum muslimin dalam shalat mereka ketika tasyahhud, dan bukan shalawat-shalawat yang diada-adakan oleh orang-orang yang datang belakangan.

Karena shalawat adalah ibadah, maka syarat diterimanya harus ikhlas karena Allah semata dan sesuai dengan tuntunan Nabi . Juga karena ketika para sahabat bertanya kepada beliau , sebagaimana ditulis dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, “(Wahai Rasulullah), sungguh kami telah mengetahui cara mengucapkan salam kepadamu, maka bagaimana cara kami mengucapkan shalawat kepadamu?” Rasulullah menjawab: “Ucapkanlah: Ya Allah, bershalawatlah kepada (Nabi) Muhammad dan keluarga beliau dan seterusnya seperti shalawat dalam tasyahhud.

Kemudian feidah yang ketiga sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Fathul Baari bahwa, makna shalawat kepada nabi adalah meminta kepada Allah agar Dia memuji dan mengagungkan beliau di dunia dan akhirat. Di dunia dengan memuliakan penyebutan nama beliau , memenangkan agama dan mengokohkan syariat Islam yang beliau bawa. Dan di akhirat dengan melipatgandakan pahala kebaikan beliau , memudahkan syafa’at beliau kepada umatnya dan menampakkan keutamaan beliau pada hari kiamat di hadapan seluruh makhluk .

Dan faidah terakhir yang dapat kita ambil dari hadist di atas adalah; Makna shalawat dari Allah kepada hamba-Nya adalah limpahan rahmat, pengampunan, pujian, kemualiaan dan keberkahan dari-Nya ini sebagimana dijelaskan dalam kitab Zaadul masiir.

Ada juga yang mengartikannya dengan taufik dari Allah untuk mengeluarkan hamba-Nya dari kegelapan kesesatan menuju cahaya petunjuk-Nya, sebagaimana firman Alloh dalam surat al-Ahzaab ayat 43;

هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

Dialah Alloh yang bershalawat kepada kalaian (wahai manusia) dan malaikat-Nya, supaya Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman”.

Allohu a’lam…

%d bloggers like this: