Pemimpin negara Bangladesh dan India sepakat mempercepat repatriasi pengungsi Rohingya yang “aman, cepat, dan berkelanjutan” ke Rakhine Myanmar. Hal tersebut sebagaimana yang dijelaskan dalam pernyataan bersama kedua negara.

Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan timpalannya dari India Narendra Modi sepakat tentang perlunya ‘upaya yang lebih besar’ untuk memfasilitasi kembalinya Rohingya.

Hasina sekarang berada di India dalam tur perdananya selama empat hari usai kembali terpilih sebagai perdana menteri untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Sedangkan Modi menjamu Hasina di Rumah Hyderabad, New Delhi untuk pertama kalinya setelah terpilih untuk masa jabatan kedua berturut-turut.

Pernyataan bersama itu mencakup perbaikan situasi keamanan dan kondisi sosial ekonomi di Rakhine, guna memulihkan kepercayaan Muslim Rohingya agar mau menjalani proses repatriasi.

Sebelumnya, upaya pemulangan Rohingya ke Myanmar selalu gagal karena perwakilan Rohingya enggan menjalani repatriasi tanpa hak kewarganegaraan, jaminan keselamatan, dan pembangunan pemukiman kembali di Rakhine.

Untuk repatriasi berkelanjutan Rohingya, India telah menyelesaikan proyek pertama membangun 250 rumah di Rakhine dan kini sedang bersiap untuk menjalankan proyek pembangunan sosial-ekonomi di Raknine.

%d bloggers like this: