ERAMUSLIM | Seperti dilansir koresponden Anatolia dari seorang pejabat Myanmar Overseas Employment Agencies Federation (MOEAF), bahwa pemerintah Myanmar mengumumkan menghentikan pengiriman tenaga kerja ke Malaysia sebagai balasan atas sikap pemerintahan PM Tun Abdul Razak yang menyebut kekerasan terhadap Muslim Rohingya di Rakhine sebagai genosida massal.

Departemen Tenaga Kerja Myanmar mengklaim telah mengeluarkan larangan pengiriman kerja ke Malaysia Kamis kemarin karena masalah keamanan.

kedutaan besar Myanmar di Kuala Lumpur menyatakan ada lebih dari 400 ribu warga negaranya yang berkerja di Malaysia disamping 100 ribu tenaga kerja ilegal.

Terkait permasalahan pembantaian di Rakhine, pemerintah Kuala Lumpur mengkritik keras sikap Myanmar atas kekerasan yang dialami Muslim Rohingya hingga Perdana Menteri Najib Razak menyebut krisis di Rakhine sebagai pembersihan etnis.

Malaysia sendiri menjadi tuan rumah lebih dari 54 ribu etnis Rohingya dan lima ribu dua ratus pengungsi etnis Rakhine yang terdaftar di PBB. (Anatolia/Bbcarabic/Ram)