GAZA – Pasukan angkatan laut “Israel” pada Selasa kemarin mencegat armada kemanusiaan Palestina yang berusaha mematahkan blokade bertahun-tahun di Gaza.

Menurut juru bicara militer “Israel”, Avichay Adrae, kapal yang membawa delapan penumpang dihentikan. Setelah ditelusuri, kapal dan penumpang akan dibawa ke Pelabuhan Ashdod.

Ia mengklaim bahwa hal itu diperlukan dan sesuai hukum untuk menjaga keamanan “Israel” dan perbatasan maritim.

Armada berangkat dari pantai Gaza pada Selasa pagi dengan harapan bisa mematahkan blokade yang telah diberlakukan selama 11 tahun di Jalur Gaza.

Armada kemanusiaan ini adalah kapal kedua yang berangkat dari Jalur Gaza sejak Palestina pertama kali mulai menggelar unjuk rasa di sepanjang pagar perbatasan Gaza pada 30 Maret.

Armada sebelumnya yang berangkat dari Gaza pada 29 Mei membawa pasien medis Palestina dan mahasiswa, juga telah dicegat.

Sejak 2007, Jalur Gaza telah berada di bawah blokade “Israel” yang melumpuhkan perekonomian dan kehidupan di sana.