Dalam satu pernyataannya Brigade Izzuddin Al-Qassam mengatakan bahwa dinding raksasa bawah tanah yang telah dibangun oleh pasukan Israel di Jalur Gaza untuk memblokade terowongan Palestina tidak akan mampu membatasi kemampuan perlawanan.

Pernyataan Al-Qassam tersebut merujuk pada pengumuman terbaru Israel yang akan membangun dinding beton raksasa di atas dan di bawah tanah, termasuk akan dilengkapi dengan alat pendeteksi terowongan.

Efektifitas dinding raksasa mulai dipertanyakan menyusul pernyataan Brigade Izzuddin Al-Qassam yang mengatakan bahwa pengumuman proyek dinding itu hanyalah upaya untuk menarik perhatian media yang diharapkan bisa menenangkan warga pendudukan Israel yang merasa semakin tidak aman.

Pasukan Israel telah memulai pembangunan dinding beton raksasa di sepanjang perbatasan dengan Gaza sejak beberapa pekan yang lalu.  Mega-proyek itu akan selesai dalam waktu dua tahun sebagaimana pernyataan petinggi militer Mayor Jenderal Eyal Zamir pada bulan Agustus. Kendati demikian, banyak pihak termasuk di dalam negeri Israel sendiri meyakini bahwa Israel tidak akan mampu menyelesaikan proyek pembangunan ini karena biayanya terlalu tinggi.

(kiblat.net)