Jika kita menapak tilasi sejarah awal perkembangan Islam, maka kita akan melihat tokoh-tokoh yang sangat luar biasa. Ya, mereka adalah generasi pilihan yang telah memperjuangkan Islam hingga menyebar ke seluruh dunia.

Cakrawala Islam edisi kali ini akan mengupas 5 Panglima muslim terhebat di awal perkembangan Islam. Siapakah mereka? Berikut rangkumannya.

Yang pertama, Khalid Bin Walid.

Pada awalnya, Khalid Bin Walid adalah seorang panglima perang Quraish yang sangat membenci Islam. Dia memiliki peran vital dalam kemenangan orang-orang kafir Quraish sewaktu Pertempuran Uhud melawan kaum muslimin.

Tapi ternyata, hidayah Allah azza wa jalla menerangi hatinya sehingga hatinya terbuka untuk menerima kebenaran Islam. Dia menjadi Mualaf dan masuk Islam, bergabung bersama nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam setelah terjadinya Perjanjian Hudaibiyyah.

Sebagaimana pada masa kemusyrikannya,  Khalid bin Walid pun ambil bagian menjadi panglima perang setelah masuk Islam. Ia adalah seorang panglima perang pada masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin yang termahsyur dan ditakuti di medan perang.  Khalid dijuluki oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam sebagai Saifullah Al-Maslul yang berarti pedang Allah yang terhunus. Dia adalah salah satu dari panglima-panglima perang penting yang tidak terkalahkan sepanjang kariernya.

Salah satu pertempuran yang pernah diikutinya adalah Pertempuran Mu’tah. Ini merupakan pertempuran pertama antara orang Romawi dan Muslim.

Pada masa pemerintahan Abu Bakar, Khalid diamanahkan untuk memperluas wilayah Islam dan membuat kalang kabut pasukan Romawi dan Persia. Pada tahun 636, pasukan Arab yang dipimpin Khalid berhasil menguasai Suriah dan Palestina dalam Pertempuran Yarmuk, menandai dimulainya penyebaran Islam yang cepat di luar Arab.

Dengan pertempuran tersebut, kaum muslimin membebaskan Jazirah Arab dan Afrika Utara dari cengkeraman penjajahan romawi dan Persia. Sehingga setelah romawi dan Persia hengkang dari tanah jajahan mereka, ummat Islam menyebar di berbagai belahan jazirah arab hingga seluruh dunia.

Kemudian yang kedua, Abu Ubaidah bin al-Jarrah.

Abu Ubaidah bin al-Jarrah adalah Muhajirin dari kaum Quraish Mekkah yang termasuk paling awal dalam memeluk agama Islam. Ia ikut berhijrah ke Habasyah atau yang saat ini dikenal dengan Ethiopia. Selain itu Abu Ubaidah bin al-Jarrah juga ikut hijrah ke Madinah. beliau mengikuti setiap pertempuran dalam membela Islam.

Setelah wafatnya Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, Ia merupakan salah satu calon Khalifah bersama dengan Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Setelah terpilihnya Abu Bakar sebagai Khalifah, Beliau ditunjuk untuk menjadi panglima perang memimpin pasukan Muslim untuk berperang melawan Kekaisaran Romawi. Ia meninggal disebabkan oleh wabah penyakit di negeri Syam.

Yang ketiga, Sa’ad bin Abi Waqqas.

Sa`ad bin Abi Waqqas merupakan salah seorang yang paling awal masuk Islam dan salah satu sahabat penting nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.  Kepahlawanan Sa’ad bin Abi Waqqas radhiallahu anhu tertulis dengan tinta emas saat memimpin pasukan Islam melawan tentara Persia di Qadissyah. Peperangan ini merupakan salah satu peperangan terbesar umat Islam.

Kemudian yang keempat. Syurahbil bin Hasanah.

Syurahbil bin hasanah adalah salah seorang sahabat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Dia merupakan salah satu komandan tersukses dalam pasukan Islam, bertugas di bawah Khalifah Rasyidin Abu Bakar dan Umar bin Khattab radhiallahu anhum. Dia merupakan salah satu komandan lapangan utama selama penaklukan di Suriah. bertugas sejak tahun 634 hingga kematiannya pada tahun 639 akibat wabah penyakit.

Kemudian yang terakhir, Amru Bin Ash.

Pada awalnya Beliau pernah mengambil bagian dalam peperangan menentang Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam dan kaum Muslimin.  Ia masuk Islam bersama Khalid bin Walid. Enam bulan setelah masuk Islam, beliau bersama Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menaklukkan Mekkah dalam peristiwa Fathul Mekkah.

Ia adalah panglima perang yang bijak dalam mengatur strategi perang. Beliau adalah panglima perang yang menaklukkan Baitul Maqdis dan Mesir dari cengkraman Romawi. Ia kemudian dilantik sebagai gubernur Mesir oleh Umar bin Khattab. tetapi kemudian dicopot jabatannya oleh Khalifah Usman bin Affan. Selanjutnya Muawiyah bin Abu Sufyan melantik kembali beliau menjadi gubernur Mesir.


Itulah lima panglima perang terhebat di zaman awal perkembangan Islam, yang mana, kelimanya adalah para sahabat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Semoga dengan mengetahui kisah mereka, bisa menjadi motivasi untuk kita semua, bahwa kejayaan ummat Islam adalah ada di tangan kita, sebagai generasi Islam. Sebagaimana Islam pada generasi awal juga bisa berkibar karena perjuangan yang luar biasa dari para pribadi hebat tersebut.

Wallahu a’lam bish-showab.