Suriah – Sebanyak 18 orang yang mayoritasnya warga sipil, tewas akibat ledakan di pusat Jisr Al Shughur, sebuah kota yang dikuasai pejuang di Suriah barat laut, sehari setelah serangan udara Rusia yang mematikan. Hal ini sebagaimana diungkapkan petugas penyelamat yang menambahkan bahwa beberapa korban masih terjebak di puing-puing bangunan.

Beberapa bangunan runtuh akibat ledakan yang mengguncang kota di provinsi Idlib yang dikuasai oleh Hai’ah Tahrir Syam, dekat jalan antara kota pesisir Latakia dan kota Aleppo.

Tiga belas warga sipil termasuk di antara mereka yang tewas dalam ledakan itu, yang penyebabnya tidak segera jelas, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris.

Kota ini telah menjadi sasaran pemboman oleh angkatan udara Rusia dan tentara rezim Asad dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian besar penghuninya telah melarikan diri ke tempat aman di dekat perbatasan Turki, kata penduduk dan pejabat setempat. (arrahmah/admin)

%d bloggers like this: