Bantuan berupa puluhan ribu ton beras untuk warga Palestina akan dilayarkan melalui program Kapal Kemanusiaan oleh Aksi Cepat Tanggap. Hal ini sebagaimana dikatakan Presiden Aksi Cepat Tanggap, Ahyudin dalam konferensi persnya di Jakarta Rabu (10/01/2018) kemarin.

Ahyudin menambahkan, bantuan pangan menjadi prioritas karena merupakan kebutuhan pokok paling mendesak warga Palestina. Diharapkan, bantuan yang disalurkan itu mampu memberi dukungan logistik bagi warga Palestina.

Berdasarkan data yang dimiliki lembaga itu, populasi penduduk di Gaza saat ini berkisar 2 juta jiwa. Lebih dari 80% warganya hidup dalam kesulitan ekonomi, sosial, dan pangan. Sejauh ini mereka hidup serba terbatas dan mengandalkan bantuan dari dunia luar.

Ahyudin menyampaikan bahwa program Kapal Kemanusiaan Palestina merupakan kolaborasi antara masyarakat, petani, serta pelaku usaha dan kemanusiaan. Juga menjadi piranti pemersatu bangsa-bangsa yang merdeka dan berdaulat agar bisa mendorong kemerdekaan Palestina.

Kapal Kemanusiaan Palestina akan diberangkatkan pada 21 Februari 2018 mendatang melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, dengan menggandeng Samudera Indonesia sebagai mitra pelayaran. Proyek kemanusiaan ini dilakukan secara bertahap dalam rentang enam bulan ke depan.

(hidayatullah.com)